Previous Next

Upacara Hari Guru Ke-74 dan Hari KORPRI Ke-48 Kota Tebing Tinggi

disdik-tebingtinggikota.go.id | Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menggelar upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke- 48, Hari Guru/PGRI ke-74 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 55 dengan pembina upacara Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, bertempat di dilapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi, Senin (25/11).

Turut hadir pada Upacara tersebut Pimpinan OPD sekota Tebing Tinggi dan segenap peserta upacara yang terdiri dari Guru, Tenaga Kesehatan dan Korpri Tebing Tinggi.

Walikota menyampaiakan bahwa Kota Tebing Tinggi akan memajukan kearifan tentang Kebudayaan Tebing Tinggi ini “

kitaakan memajukan satu sistem kearifan lokal adalah bagaimana tentang budaya Kota TebingTinggi dan ini sedangkita susun karena apa, karena kekuatan satu bangsa satu negara itu ada pada akara budayanya dan juga untuk menghindari dari pada infeltirasi budaya-budaya asing maka masyarakat harus kuat dengan akar budayanya. Sedang kita usahakan untuk itu arti katanya bagaimana nanti budaya-budaya Negeri Padang itu bisa kita tuliskan dan bisa kita wariskan kepada generasi-generasi muda kita yang akan datang”.

Sebelumnya Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM mendapatkan a-flush dari guru-guru dan semua peserta upacara yang hadir pada saat membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan dan Menteri Kesehatan.

Dalam amanatnya Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menyatakan, biasanya tradisi hari guru dipenuhi dengan kata-kata Inspiratif dan retrorik, tetapi kali ini saya mohon maaf saya ingin bicara apa adanya kepada semua guru dengan hati yang tulus.

Kepada Guru Indonesia tercinta, tugas anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit karena anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dari pertolongan, imbuhnya.

Disebutkan Mendikbud bahwa seorang guru tahu betul potensi anak didiknya, tidak dapat diukur dari hasil anak ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Setiap guru ingin setiap murid terinspirasi tetapi guru tidak diberikan kepercayaan untuk berinofasi,

Maka itu, saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada para guru, perubahan adalah hal yang sulit dan penuh ketidak nyamanan, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar Indonesia, ungkap Mendikbud.

Disamping pelaksanaan Upacara dilakukan juga penyerahan bantuan berupa santunan dari BPJS Ketenagakerjaan oleh Walikota bersama dengan para pimpinan OPD kepada ahli waris tenaga kerja dan pemberian sertifikasi kepada Sekolah yang berprestasi juga pemberian Sertifikat kepada pengarang buku yang notabenya Guru-guru yang ada di Kota Tebing Tinggi.

 

© 2017 Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi